MAJALENGKA – Dukungan terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia terus menguat. Kali ini, sikap tegas datang dari kalangan ulama dan tokoh Nahdlatul Ulama Jawa Barat.(31/1/26)
Gus Ali Setiawan, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Hidayah Kabupaten Majalengka, menyatakan dukungan penuh agar Polri tetap berada di bawah komando Presiden Republik Indonesia.
Menurut Gus Ali, posisi Polri saat ini sudah sangat selaras dengan semangat reformasi dan nilai-nilai konstitusi, khususnya dalam menjaga independensi, netralitas, serta efektivitas institusi kepolisian dalam melayani masyarakat.
“Polri hari ini sudah berjalan sesuai dengan ruh reformasi dan konstitusi. Independensi dan netralitasnya terjaga, serta pelayanannya kepada masyarakat sangat luar biasa,” ujar Gus Ali, Sabtu (30/1/2026)
Ia menegaskan, dengan segala kerendahan hati, dirinya menolak tegas wacana penempatan Polri di bawah kementerian atau lembaga lain. Menurutnya, langkah tersebut justru berpotensi menggerus efektivitas dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab moral, saya mendukung Polri tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia tercinta, bukan di bawah kementerian atau pihak lainnya,” tegasnya.
Gus Ali menilai, keberadaan Polri langsung di bawah Presiden merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas hukum, keamanan nasional, serta menjamin pelayanan publik yang profesional dan berkeadilan.
Dukungan dari kalangan ulama dan pesantren ini semakin menegaskan bahwa posisi Polri di bawah Presiden bukan sekadar pilihan struktural, melainkan bagian dari komitmen bersama dalam menjaga arah reformasi dan ketahanan negara.













