Matamaja.com || Majalengka — Lahan pekarangan dan gedung GOR yang merupakan fasilitas tempat kegiatan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) serta Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) di Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, diduga dialihfungsikan menjadi lahan parkir kendaraan bermotor berbayar.
Dari pantauan media ini pada Jumat (12/9/2025), terlihat ratusan sepeda motor milik siswa salah satu sekolah menengah atas negeri serta masyarakat umum memenuhi area sekitar kantor PGRI dan K3S. Kendaraan-kendaraan tersebut bahkan tampak diparkir hingga ke dalam ruangan GOR.
Menurut informasi yang dihimpun, setiap unit kendaraan roda dua yang diparkir di area tersebut dipatok tarif sebesar Rp2.000. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PGRI maupun K3S terkait pengelolaan parkir di fasilitas tersebut.

Seorang perempuan yang terlihat mengatur parkir sekaligus menerima pembayaran di lokasi menolak memberikan keterangan saat dimintai konfirmasi oleh media ini.
“Pak, maaf jangan tanya ke saya,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Ketua K3S Kecamatan Kasokandel, Husen, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Jumat (12/9/2025), hanya menjawab singkat, “Itu urusan PGRI, Bos.”
Adapun Ketua PGRI Kecamatan Kasokandel, Udir, saat dihubungi melalui sambungan telepon tidak merespons meski ponselnya dalam keadaan aktif. Namun sore harinya, Udir mengirim pesan singkat
“O ya maaf pa baru buka hp, ya boleh konfirmasi, saya siap dikonfir hari Senin 15 Sep. jam 11 siang di kantor” tulis Udir







