Proyek Pemeliharaan Jalan Rajagaluh – Garawastu Dikritisi

Matamaja.com || Majalengka, Proyek Pemeliharaan Jalan Kabupaten di jalan Desa Sindang Kecamatan Sindang, Ruas Jalan Rajagaluh – Garawastu telah selesai dilaksanakan oleh CV Sampurna Kaya Raya yang beralamat di Link, Mukti asih RT 015 RW 008 Kelurahan Sindangkasih – Majalengka, namun ada dugaan dalam pengelolaan pelaksanan proyek tersebut diduga ada Mark Up anggaran.

Berdasarkan pantauan awak media dilokasi kegiatan, terlihat adanya kejanggalan dalam pelaksanaannya yang diduga tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), karena ditemukan fakta yang digunakan jenis hotmix HRS yang digelar hanya 7,5 Ton permobil Damtruck kali 13 Damtruck, itu berdasarkan menurut pengakuan seorang Driver Damtruck yang mengangkut hotmik dari pabrik di Arjawinangun, pada Senin (6/10/2025).

” Ia pak jumlah mobil yang mengangkut Hotmix adalah 13 DT, dan mobil ini yang ketiga belas dengan mengakut 7,5 Ton aja, dua belas mobil sebelumnya masing-masing mengangkut 7,5 Ton permobil DT nya, yang diangkut dari pabrik hotmik, ” terang Driver ketika duduk di samping mobilnya.

Proyek Pemeliharaan Jalan Kabupaten di jalan Desa Sindang Kecamatan Sindang, Ruas Jalan Rajagaluh – Garawastu

Terkesan rada tebal dengan ketebalan kurang lebih satu (2) centi meter, dan terlihat jelas ada dugaan tidak sesuai perencanaan Standar Operasional Prosedur (SOP), para pekerjapun ada yang mengabaikan K3, sehingga menjadi pertanyaan aktifis anti korupsi Jawa Barat, Sunan Rahmad.

Dalam kegiatan pemeliharaan jalan dengan menggelar hotmix tersebut, menurutnya ada dugaan unsur mencuri spek dan kubikasi material bahan yang dikuatirkan akan kekuatan mutu dan kwalitasnya yang kurang baik dari perencanaan, Senin (6/10/2025).

“dalam pelaksanaan menggunakan minyak aspal sebagai perekat dasar, kemudian gelaran hotmik permobilnya 7,5 Ton kali 13 mobil Damtruck , lalu kemudian hanya di gilas dengan dua putaran stum, dan kalau benar hanya 97,5 Ton, karena menurut hitungan saya dan Tim investigasi , gelaran untuk Hotmix jalan tersebut seharusnya kurang lebih 200 Ton karena standar Hotmik untuk jalan Kabupaten itu ketebalannya 3 Centi Meter dengan volume yang sudah ditetapkan dalam pekerjaan sesuai pagu anggaran yang tertera di papan informasi yang kini sudah tercabut, ” terangnya.

Ditemui di lokasi, salah satu pekerja yang tidak menyebutkan namanya mengungkapkan, kalau dirinya salah seorang tim pelaksana pekerjaan yang melaksanakan perintah mandor proyek pekerjaan hotmix jalan. ” Nama pelaksananya Pak Dedi, saya hanya bekerja sebagai bagian dari tim tukang gelar hotmix, dan jumlah mobilnya nya 13 DT, ” ungkapnya.

Saat pewarta media ini mencoba konfirmasi kepada Nono selaku pengawas dari Dinas PUTR UPTD Maja terliihat dia sibuk bekerja dengan memphoto gelaran hotmix dan mengarahkan bagaimana ukuran ketebalan yang seharusnya di gelar sesuai volume dalam RAB-nya.

“Kegiatan peliharaan jalan ini hampir selesai dengan 13 mobil Damtruck yang membawa puluhan Ton Hotmik, terlihat dengan ketebalan lebih 2 centi meter, ” jawabnya ketika ditanyakan siapa pelaksana kegiatan itu adalah Dedi.

Diharapkan pula oleh aktivis anti korupsi nasional agar instansi terkait untuk lebih intens dalam meninjau dan mengawasi sejauh mana proses kegiatan terkait pekerjaan pemeliharaan hotmix jalan tersebut dilaksanakan, dengan menempatkan pengawas dari Dinas PUTR yaitu orang yang jujur dan punya kompetensi agar bisa mempertanggung jawabkan tugasnya dengan baik dan Benar.

” Untuk pengawas dari Dinas jangan main-main dan kongkalingkong dengan pihak pelaksana kegiatan hotmik karena menyangkut hasil uang pajak yang dibayar dan tersalurkan melalui anggaran pendapatan belanja negara (APBN) atau pun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), sehingga adanya program pemeliharaan jalan tersebut, ” tegasnya,

Hingga berita ini tayang pihak terkait lainya belum bisa di konfirmasi dan pihak Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak sanggah bila mana ada yang mau di klarifikasi.(FARHAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *