MADIUN, BUSERJATIM.COM GROUP, 7 Agustus 2025 — Di tengah bentangan alam pedesaan yang tenang, deru alat dan semangat gotong royong menggema di Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0803/Madiun kembali hadir, menyusuri jalur pengabdian lewat pembangunan jaringan pipanisasi air bersih sepanjang 2.968 meter.
Proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik. Bagi warga yang selama ini bergantung pada sumber air musiman, terutama saat kemarau panjang, pipanisasi ini ibarat aliran harapan yang akhirnya menemukan jalannya. Program tersebut merupakan bagian dari inisiatif strategis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di daerah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air bersih.
Pembangunan tak hanya melibatkan pemasangan jaringan pipa, tetapi juga pembuatan bak penampungan air yang menjadi titik awal pendistribusian. Dari sanalah air bersih akan mengalir ke rumah-rumah warga menghapus dahaga dan membawa ketenangan.
Komandan Kodim 0803/Madiun, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, yang juga bertindak sebagai Dansatgas TMMD ke-125, menegaskan bahwa proyek ini mencerminkan misi kemanusiaan TNI yang berpihak pada rakyat, terutama mereka yang tinggal jauh dari pusat pembangunan.
“Pipanisasi air bersih ini bukan sekadar kegiatan konstruksi. Ini adalah bentuk nyata kepedulian dan kehadiran TNI dalam menjawab tantangan hidup masyarakat, terutama soal kebutuhan air bersih yang mendesak,” ujarnya.
Pekerjaan besar ini dilaksanakan bersama warga setempat secara bergotong royong, melibatkan pula pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya. Dalam proses itu, bukan hanya sambungan pipa yang terjalin, tapi juga kekuatan kebersamaan yang menyatukan harapan dan tenaga demi masa depan yang lebih baik.
TMMD ke-125 sendiri menjadi simbol sinergi lintas sektoral antara TNI, pemerintah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan di wilayah pelosok dan tertinggal. Program ini berlangsung selama satu bulan penuh dengan sasaran yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, baik fisik maupun non-fisik.
Hari demi hari, geliat pembangunan pipanisasi mulai memberi dampak. Warga Desa Ngranget kini menatap hari depan dengan semangat baru. Tak perlu lagi menunggu hujan turun atau menempuh jarak jauh demi setimba air. Dengan aliran air yang mulai mendekat ke rumah mereka, derajat kesehatan pun diharapkan meningkat, seiring dengan tumbuhnya kualitas hidup yang lebih layak dan bermartabat.













