matamaja.com // MAJALENGKA-, Mantan Kepala Kemenag Majalengka yang saat ini menjadi Dosen Pasca sarjana Universitas Majalengka, Dr H. Yayat Hidayat, M. Ag. turut meramaikan bursa Pilkada Majalengka tahun 2024.
Diketahui nama Yayat Hidayat sudah mendaftarkan Bakal Calon Bupati/Wakil Bupati Majalengka periode 2024-2029 ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), kemudian ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan ke Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerinda) dan saat membidik kesempatan di Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Dijelaskan Yayat Hidayat usai melaksanakan pemaparan gagasan Bakal Calon Bupati/Wakil Bupati Majalengka di ratusan kader PKS dalam agenda acara konsolidasi pemenangan Pilkada 2024 di Ballroom Hotel Fitra Majalengka pada Kamis (23/05/24) bahwa dirinya murni ingin melakukan pengabdian kepada masyarakat Majalengka melalui Pilkada 2024.
Dijelaskannya bahwa ia maju meramaikan bursa Pilkada Majalengka dengan visi AMANAH yakni Agamis, Maju, Nasionalis dan Alkhlakul Karimah.
“Visi AMANAH menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan nilai nilai keagamaan, kemajuan, kesatuan bangsa, dan moralitas yang tinggi. Pengamalan keagamaan itu harus ditunjang dengan regulasi misalnya Perda tentang Haji dan lain lainnya yang kemudian akan ditunjang dengan anggaran, ” paparnya.
Kemudian sambung dia, ingin memajukan di bidang lainnya, seperti pendidikan, ekonomi dan teknologi. Dan berkomitmen meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Majalengka yang unggul dan maju.
“Perlunya penguatan SDM Majalengka yang unggul untuk menjadikan putera puteri kita sekolah sampai Perguruan Tinggi, ” tuturnya.
Di bidang ekonomi, Yayat mengatakan pentingnya menggali potensi daerah, melalui pengembangan kawasan industri maupun kerjasama investasi dengan pihak pihak yang memiliki dana.
“Penting juga program digitalisasi untuk mengakomodasi kebutuhan zaman yang semakin maju dan berkembang, ” urainya.
Pada akhirnya, Yayat menyerahkan semuanya ke DPP, Semua ada proses penjaringan dari internal partai maupun eksternal, siapapun nanti rekomendasi seperti apa, ke siapa, urusan elektabilitas dan popularitas bisa dibangun Yang pasti dirinya sudah berikhtiar dan dikembalikan kepada Allah Swt.(Farhan)







