Majalengka, Ribuan Buruh dari berbagai industri di Kabupaten Majalengka Jawa Barat yang tergabung dalam aliansi, kembali turun ke jalan untuk memperjuangkan agar Upah Minimum Kerja (UMK) kabupaten majalengka segera mendapatkan rekomendasi dari yang berwenang sesuai kenaikan yang diajukan
Aksi yang dilakukan oleh ribuan buruh yang tergabung dibeberapa aliansi tersebut menentukan titik kumpul di jatiwangi square menuju ke gedung pendopo kabupaten majalengka.
Narasumber mengatakan, namun sangat disayangkan dengan adanya aksi Unjuk Rasa (UNRAS) yang dilakukan oleh ribuan buruh dari berbagai aliansi, diduga terpancing amarahnya. Karena salah satu industri yang beralamat di Jl. Lanud Sukani No.80, Jatisura, Kec. Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat 45454 dari pihak management industri tersebut dituding tidak merekomendasi karyawanya untuk mengikuti aksi unjuk rasa. Kata sumber
Pasalnya dari pihak management, menurut narasumber HRD PT DM inisial DW yang dibantu oleh bagian Checker inisial DN, diduga malah mengintruksikan karyawannya untuk tetap masuk kerja, dengan memberikan persaratan agar datang lebih pagi dari jadwal yang ditentukan biasanya dan mengarahkan kepada karyawan untuk memakai pakaian bebas. Tuturnya
Adanya dugaan intruksi dari pihak HRD, membuahkan kejadian yang diluar dugaan. Dampaknya PT DM menjadi sasaran amukan ratusan para demonstran yang diduga meluapkan amarahnya dengan menjebol pintu gerbang PT DM dengan tujuan supaya karyawan dari industri tersebut untuk segera mengikuti aksi unjuk rasa seperti yang dilakukan oleh buruh lainya yang sudah menunjukan aksi solidaritasnya demi memperjuangkan nasib para buruh. Ujarnya
Dengan kesigapan aparat dari kepolisian dan TNI, amarah dari berbagai pihak buruh yang diluapkan karena dugaan tidak solid dari pihak karyawan PT DM. Pihak Kepolisian dan TNI memberikan arahan dan pencerahan positif. Akhirnya para demonstran bisa diredam amarahnya kemudian melanjutkan perjalananya menuju titik kumpul di jatiwangi square. Ungkapnya
Terjadinya PT DM yang dijebol pintu gerbangnya oleh demonstran sekitar pukul 09:00 WIB. Hal itu juga sempat di posting oleh akun facebook yang bernama (Kian Santang) yang ditulisnya didalam grup facebook (Informasi Seputar Majalengka) dengan kalimat (Pabrik DM dijebol para pendemo, gara2 ga ikut demo) dengan berbagai komentar dari para netizen.
Hasil penelusuran lebih lanjut awak media matamaja grup mendatangi lokasi pabrik, kemudian sumber membeberkan bahwa DW diduga menuliskan tiga point pada hari Rabu 29/11 yang disampaikan melalui grup aplikasi watshap internalnya DW menuliskan:
“Mohon perhatian dan kerjasamanya dari semua checker PT D.M terkait besok ada unras mohon diperhatikan hal sebagai berikut
1.Untuk besok karyawan berpakaian bebas tapi sopan
2. Kalau memungkinkan datang lebih pagi, karena ada informasi unras jam 06:30
3. Untuk area parkir selain di lantai 2 selebihnya di area belakang samping mess
Demikian informasinya, mohon disampaikan kepada karyawannya. Beber sumber yang enggan diekspos namanya 29/11
Sementara dari pihak GA Department PT D.M atas nama inisial KL memberikan klarifikasinya, saat dihubungi melalui pesan aplikasi watshap dirinya membantah. “Info ini tdk benar. Kami sudah melakukan koordinasi dg ke-3 Serikat Pekerja yg ada di Delta, & duputuskan untuk ikut aksi solidaritas buruh dg ikut demo bersama dengan menurunkan perwakilan pekerja” Pungkasnya 30/11
(Tim/red)






