by

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Apresiasi Virtual Police

Majalengka. Seperti yang diketahui beberapa saat lalu, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mulai mengoperasikan Virtual Police.
Program ini akan memberikan peringatan terhadap akun dengan konten berpotensi melanggar pidana. Langkah ini pun diapresiasi oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, H. Ahmad Sahroni, SE, M.I.Kom.

“Ini adalah pendekatan baru yang segar dan positif, polisi lebih mengutamakan pendekatan yang humanis dalam menindak dugaan hoax daripada langsung melakukan penindakan,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Kamis (25/2).

Wakil Ketua Komisi III DPR RI menilai kebijakan Virtual Police itu dapat berdampak positif. Sebelum memberikan peringatan terhadap konten berpotensi melanggar di media sosial, Virtual Police terlebih dahulu akan meminta pendapat ahli. Hal itu dilakukan guna menghindari penilaian subjektif terhadap konten-konten di medsos. Setelahnya, peringatan akan dikirimkam secara pribadi kepada akun yang mengunggah konten melalui direct message.

“Langkah dari Direktorat Siber Polri ini sangat jenius dan saya sangat apresiasi karena untuk melakukan koordinasi bersama ini butuh upaya yang besar,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI. (humas polri)