by

RESPON CEPAT POLSEK KERTAJATI TANGGAPI LAPORAN MASYARAKAT UNTUK EVAKUASI JENAZAH.

matamaja.com – Majalengka. Pada hari Rabu tanggal 31 Maret 2021 sekira pukul 01.00 Wib Personel piket Polsek Kertajati menerima laporan dari masyarakat adanya seorang laki laki meninggal dunia an. AAN di TKP Rawa Cirakit Desa Sukakerta Kec. Kertajati Kab. Mjalengka.

Kronologis kejadian berdasarkan keterangan.saksi fakta fakta :

– Pada pukul 00.35 WIB anggota Piket Mako Polsek Kertajati menerima laporan dari masyarakat terkait meminta bantuan evakuasi ke TKP
– Awalnya korban pada hari Selasa tanggal 30 Maret 2021 sekira Pukul 08.00 WIB bersama Saksi Sdr. TAWI berangkat menuju TKP dengan Tujuan untuk memancing namun sekira pukul 15.00 WIB korban mengeluh lapar dan kelelahan tidak lama kemudian korban membaringkan tubuhnya di pinggir rawa namun setelah oleh saksi mencoba dibangunkan korban tidak merespon saksi dan diduga korban tidak sadarkan diri, akhirnya saksi meminta bantuan kepada warga sekitar namun akibat medan lokasi menuju TKP sulit untuk dilalui sekitar pukul 17.00 WIB korban berhasil dibawa ke tepi Jalan Akses jalan Warga namun disitu Korban diketahui sudah tidak bernyawa lagi.

*Identitas Korban* :
Nama : AAN
TTL : Sumedang, 15 Maret 1958
Alamat : Dusun Babakan Buah Rt. 002 Rw. 001 Desa Legok Kidul Kec. Paseh Kab. Sumedang

Personil yang mendatangi TKP dan melaksanakan pemeriksaan serta ikut evakuasi jenazah:

– Kapolsek Kertajati IPTU H. YAYAT HIDAYAT.,SH.,MH
– Kanit Reskrim IPTU H. RUSLI ISKANDAR,SH
– Kanit Provost AIPDA ENDIK H
– Kanit Intel BRIGADIR E. LUFI MARYONO RS
– KA SPKT AIPTU SOEBANDI
– Anggota INAFIS Polres Majalengka BRIPKA SUTRISNO P.,SH
– Anggota Piket Polres Majalengka
– Anggota Piket Polsek Kertajati

– Berdasarkan keterangan saksi dan Pemeriksaan dari dr. RISKA (Dokter UPT Puskesmas Jatitujuh) bahwa korban meninggal karena korban mempunyai riwayat sakit Jantung dan Lambung dan diduga korbann sudah meninggal sekira 11 Jam di TKP serta tidak terdapat atau ditemukan tanda-tanda kekerasan / Penganiayaan pihak Keluarga Korban menerima kejadian ini sebagai musibah dengan dibuatkan nya surat Pernyataan untuk tidak dilakukan Autopsi.