by

Polresta Solo Menangkap Tiga Tersangka Kurir Sabu

Matamaja.com//SOLO – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Solo mengungkap kasus peredaran narkoba, tiga orang yang diduga menjadi kurir sabu ditetapkan jadi tersangka. Ketiganya adalah MGAR (23) asal Jebres, Solo, PAW (29) asal Banjarsari, Solo, dan CM (33) residivis asal Sukoharjo. Dari tangan ketiganya polisi mengamankan puluhan paket sabu dengan total 14,94 gram.

“Modus ketiganya ini sama, mengambil barang yang ditentukan dari sumber tak dikenal dan berbeda” kata Kepala Polresta Solo, Komisaris Polisi Iwan Saktiadi, Selasa (01/11/2022).
Para kurir sabu ini diiming-imingi upah sebesar Rp. 25 ribu per paket setiap kali mendistribusikan barang haram tersebut. “Pemilik barang dengan para kurir komunikasinya melalui telepon seluler, jadi tidak pernah bertemu langsung. Mereka dijanjikan Rp. 25 ribu per paketnya,” papar Iwan.

Mulanya polisi menangkap tersangka MGR di Kampung Pajang, Laweyan dengan barang bukti sabu seberat 2,65 gram. Selanjutnya tersangka PW ditangkap di pinggir Jalan Kahuripan, Sumber dengan barang bukti satu paket sabu sebesar 0,29 gram. Sedangkan tersangka CM ditangkap dengan barang bukti yang disita dari dua tempat yakni kamar hotel di Solo dan kamar kos di kawasan Mojolaban, Sukoharjo.

“Barang bukti yang disita dari hotel di Jalan Monginsidi berupa bekas sabu dan perlengkapan hisab. Lantas dari kamar kos di Mojolaban disita 16 paket atau plastik klip transparan berisi sabu dengan berat beserta plastik pembungkusnya 11,95 gram. Kalau dirinci 8 paket dengan isi per paketnya 1 gram dan 8 paket per paketnya 0,5 gram,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, salah satu tersangka, MGR mengaku dirinya baru kenal beberapa hari dengan pemilik barang dan dijanjikan upah Rp. 300 ribu untuk menjadi kurir. “Saya terima karena sehari-hari hanya kerja serabutan di warung makan, niatnya untuk tambahan. Saya disuruh mecah mecah jadi beberapa paket,” katanya.

(@aher/kumparan.com)