by

Pemanfaatan Teknologi Harus Digunakan Disektor Pertanian

-Daerah-50 views

matamaja – Majalengka. Sektor pertanian menjadi andalan di masa pandemi dengan pertumbuhan 16,4% di kabupaten Majalengka, hal tersebut karena selama masa pandemi para petani selalu memangfaatkan lahan tidak produktif menjadi produktif.

Pembangunan pertanian di kabupaten Majalengka telah di susun secara strategis melalui peningkatan kapasitas produksi, diversifikasi pertanian dan modernisasi pertanian.

Hal tersebut dikatakan Bupati Majalengka DR.H.Karna Sobahi, M. MPd saat menerima kunjungan dari Direktur kurikulum sarana kelembagaan dan kesiswaan Kementrian Agama RI bertempat di Gedung Yudha Karya Rabu 23/03/2021. Kunjungan ini sebagai apresiasi kementrian agama terkait inovasi siswa MAN Rajagaluh dalam penemuan teknologi pengontrol iklim.

Menurut Bupati tangtangan pembangunan pertanian yang terjadi selama ini adalah ketidameratan lahan tidur di setiap wilayah, banyaknya fungsi lahan pertanian menjadi non pertanian karena digunakan untuk pabrik dan industri. Selain itu teknoligi moderenisasi yang belum dipahami oleh para petani sangat menghambat dari kemajuan pertanian selama ini.

Untuk itu pemerintah kabupaten Majalengka telah melakukan langkah konkrit yaitu dengan penguatan sumber daya manusia yang handal , peningkatan para penyuluh pertanian, penguatan kelembagaan dan penerapan teknologi pertanian kepada para petani.

” Selain itu pemkab Majalengka telah meluncurkan program padat karya pembuatan jalan menuju areal pertanian. Program ini sangat memberikan kontribusi bagi petani di sekitar dengan adanya lapangan kerja,” tutur Bupati.

Sementara Direktur kurikulum sarana kelembagaan dan kesiswaan Kementrian Agama RI Dr. H. A Umar, MA mengapresiasi program yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten Majalengka terkait pertanian.

Kementrian Agama sangat menyambut baik dengan inovasi dari sekolah MAN Rajagaluh yang telah meraih juara 1 Ajang Inovasi Teknologi Akademi Madrasah Digital (AMD) 2020 Tingkat Nasional, kategori Most Marketable. Gelar juara itu diraih berkat penelitian yang dilakukan terhadap jamur tiram.

” Dengan keuletan dan inovasi para siswa ini diharapkan bisa dimangfaatkan oleh para petani khusunya petani jamur , ” harap Umar.
( Rilis Diskominfo Majalengka)