by

Pelayanan dan Fasilitas RSUD Kota Mataram Tidak Kalah dengan RS Swasta

Matamaja.com//Jakarta – Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Lasmi Indaryani mengapresiasi pelayanan dan fasilitas yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram. Ia menilai RSUD tersebut, tidak kalah dengan rumah sakit swasta, maka ia pun mengajak kepada Anggota DPR lainnya untuk tidak ragu menggunakan pelayanan dari rumah sakit itu.

“Setelah mendengarkan pemaparan Direktur RSUD Kota Mataram, saya menilai RS tidak kalah dengan RS swasta dari segi pelayanan dan fasilitasnya pun sudah mampu dan sangat baik menjadi rekomendasi atau rujukan bagi Anggota DPR RI beserta keluarganya. Jadi jika ada yang kunjungan kerja ke Provinsi NTB sudah tidak perlu dikhawatirkan lagi bila ada sesuatu pada kesehatan,” ungkap Lasmi usai melakukan pertemuan dengan Direktur RSUD Kota Mataram beserta jajaran, di RSUD Kota Mataram, Provinsi NTB, Jumat, (28/10/2022).

Lanjut ia menjelaskan bahwasanya di RSUD Kota Mataram sudah tiga kali berturut-turut mendapatkan Award dalam kategori Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (RSSIB) tingkat Provinsi NTB, dengan demikian banyaknya prestasi yang ditorehkan RS sudah tidak diragukan lagi dalam segi pelayanannya.

“Saya mengharapkan sebagai Anggota DPR tidak muluk-muluk, tidak harus mendapatkan layanan yang fantastis, akan tetapi dengan pelayanan baik sudah cukup, contohnya pelayanan tenaga kesehatan harus ramah, administrasi lebih dipermudah. Tidak hanya bagi kami saja Anggota DPR RI akan tetapi semua masyarakat juga sama dalam mendapatkan layanan dan fasilitas kesehatan,” jelas Politisi Fraksi Partai Demokrat.

Seperti diketahui ada sejumlah layanan unggulan yang berada di RSUD Kota Mataram, yakni, Hyperbaric Chamber, Layanan PSC 119 ‘Mataram Emergency Medical Service’ (MEMS), Kesehatan penerbangan dan evakuasi medis, laboratorium inseminasi intra uteri, rumah duka pelayanan one stop service, dan lainnya. RSUD Kota Mataram saat ini tercatat memiliki tujuh ruang rawat inap VVIP di kelas tertinggi, memiliki 269 tempat tidur.

(@aher/dpr.go.id)