by

Pelaku Pengedar Narkoba Ditangkap saat Hendak Transaksi di Pasaman Barat

Matamaja.com//Pasaman Barat – Polres Pasaman Barat menangkap terduga pengedar narkoba di Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Selasa (1/11/2022).

Kasat Resnarkoba Pasaman Barat AKP Eri Yanto mengatakan, pelaku adalah pemuda berinisial AP (25) yang diringkus tim Opsnal unit Reskrim Polsek Lembah Melintang, karena diduga melakukan tindak pidana memiliki dan menguasai narkotika jenis ganja kering.
“Tersangka diringkus saat akan melakukan transaksi narkotika di pinggir sungai dekat SD Negeri 16 Lembah Melintang, sekitar pukul 18.30 WIB,” ungkapnya, Rabu (2/11/2022).
Ia menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka AP yang sudah menjadi target penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan yang berawal dari informasi masyarakat.
“Berdasarkan informasi tersebut, tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Lembah Melintang mendatangi tempat kejadian perkara dan ditemukan tersangka pada saat itu sedang berada di tepi sungai,” kata Eri Yanto.

Ketika melihat kedatangan polisi, lanjut Eri Yanto, tersangka langsung membuang bungkusan plastik ke sungai dan selanjutnya petugas mengamankan tersangka AP dan menyuruh untuk mengambil bungkusan yang dibuang tersebut.

“Tersangka mencoba melarikan diri dan melakukan perlawanan kepada petugas, namun dapat diamankan oleh petugas dan membawanya ke Mapolsek Lembah Melintang,” jelasnya.
Ia menambahkan, setelah mengamankan tersangka, Kapolsek Lembah Melintang Iptu Zulfikar berkoordinasi dengan Kasat Resnarkoba Polres Pasaman Barat dan dilakukan back up personel Satresnarkoba ke Polsek Lembah Melintang untuk dilakukan pengembangan.
“Dari tersangka petugas menyita barang bukti berupa, satu bungkus sedang diduga narkotika jenis ganja kering yang dibungkus dengan plastik warna bening, enam lembar kertas papir, satu unit ponsel, satu unit sepeda motor tanpa nomor polisi warna hitam-biru,” katanya.
Saat ini tersangka dan barang bukti telah dibawa ke Mapolres Pasaman Barat untuk proses penyidikan.
“Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya.

(@aher/kumparan.com)