by

ORMAS PEKAT IB DPD KOTA BANDUNG MELAPORKAN PENGUSAHA HIBURAN MALAM YANG TIDAK MEMATUHI ATURAN PROTOKOL KESEHATAN DI MASA PANDEMI COVID 19 SERTA DALAM MASA PSBB DI JAWA BARAT

-Politik-58 views

matamaja.com – Bandung

Saat dimintai keterangan terkait pemberitaan ormas pekat ib dpd kota bandung melakukan laporan pengaduan resmi terhadap ketua gugus tugas covid kota bandung yaitu walikota bandung beserta jajaran forkompinda atas pelanggaran yang di duga dilakukan oleh beberapa tempat hiburan malam di kota bandung.

Menurut ketua ormas pembela kesatuan tanah air indonesia bersatu dewan pimpinan daerah kota bandung (pekat ib dpd kota bandung) budi abuy mengungkapkan sangat prihatin melihat pengusaha hiburan malam yang mana terkesan menantang pemerintah daerah yang sedang sangat gencar gencar nya menekan angka menular nya covid 19 di kota bandung apalagi psbb di perpanjang kembali oleh pemerintah pusat, ini malah sengaja membuka tempat hiburan malam dengan mengabaikan aturan aturan yang berlaku disaat pandemi covid 19 ini,kami pun mencurigai salah satu tempat hiburan yang berada di lokasi aset milik TNI tersebut apakah tempat hiburan tersebut legal atau tidak?kalau legal kok bisa aset TNI di pakai tempat hiburan?kalau tidak legal kok bisa beroperasional? Kita tunggu sajah respon dari ketua gugus covid 19 beserta jajaran nya menyikapi hal tersebut karena di dalam surat pengaduan kami ada 7 tempat hiburan malam yang terkesan mengabaikan aturan aturan disaat pandemi covid 19 ini.

Pihak ormas pekat ib dpd kota bandung sangat berharap pemerintah daerah jangan takut dalam menindak tegas para pengusaha hiburan malam yang terkesan nakal, dan jangan tanggung tanggung memberikan sanksi agar tidak ada pengusaha hiburan malam nakal bermunculan kembali di kota kembang ini. apabila di abaikan surat kami mungkin kami akan berkomunikasi dengan ketua ormas pekat ib dpw jawa barat agar mengirim surat kepada gubernur jawa barat,kapolda jabar,kejati jabar dan pangdam III siliwangi dalam menyikapi hal ini. “Ujar budi abuy ketua pekat ib kota bandung”