by

Ngeri, Pelaku Filler Payudara Pakai Silikon Industri yang Berbahaya

-Hukum-23 views

matamaja – Jakarta. Dua orang tersangka berinisial SR dan ML yang terlibat dalam tindakan medis filler payudara dan bokong telah dibekuk polisi. Dalam menjalankan aksi tersebut, keduanya menggunakan silikon industri yang dibeli secara online.

“Jadi memang SR ini melakukan pembelian produk cairan silikon secara online dengan harga Rp3,5 juta per liternya atau setara dengan 1000cc. Dari situ, dia gunakan untuk praktek dan dijual kembali seharga Rp 4,5 juta,” ungkap Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo, di Mapolres Jakbar, Selasa (6/4/2021).

“Ini cairan (silikon) nya berasal dari cairan industri, yang memang berbahaya,” sambungnya.

Ady menjelaskan, silikon industri tersebut digunakan usai pelaku memberikan cairan anestesi kepada korban yang hendak melakukan filler payudara ataupun bokong. Sementara itu, terkait dengan tindakannya pelaku tidak memiliki sertifikasi atau spesialis khusus melakukan tindakan medis filler.

“Dia ini jelas tidak memiliki keahlian, karena yang bersangkutan hanya seorang sarjana pertanian. Dia hanya pernah sekali ikut pelatihan privat filler payudara bersama dengan LC yang mengaku sebagai dokter, dan akhirnya dia mendapatkan sertifikat untuk menjalani tindakan tersebut,” sambungnya.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 77 UU Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran dan atau Pasal 197 dan atau 198 UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan atau Pasal 62 ayat 1 Jo Pasal 8 ayat 1 UU Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan atau Pasal 378 KUHPidana. (PMJnews)