by

Kapal Tenggelam di Teluk Jakarta, Begini Proses Evakuasi Selama 2 Jam

-Nasional-36 views

matamaja – JAKARTA. Proses evakuasi korban kapal tenggelam di perairan Teluk Jakarta, Tanjung Priok, Jakarta Utara, oleh personel TNI AL berlangsung selama dua jam. Kapal yang membawa para pemancing sebanyak 16 orang, mengalami mesin mati dan dihantam ombak sebelum akhirnya tenggelam, Minggu (21/3/2021).

Kepala Dinas Penyelaman dan Penyelamatan Bawah Air (Kadislambair) Koarmada I, Kolonel Laut (T) Wahyudin Arif memimpin langsung upaya evakuasi dan pencarian korban. Kapal mengalami kecelakaan saat memasuki break water dermaga Sunda sisi Utara sekitar pukul 12.15 WIB.

“Kecelakaan terjadi akibat mesin kapal tiba-tiba mati lalu dihantam ombak sehingga kapal menghantam break water. Kapal mengalami kebocoran dan tenggelam,” kata Wahyudin kepada wartawan, Minggu (21/3/2021).

Menanggapi kejadian tersebut Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Abdul Rasyid mengatakan lokasi kapal tenggelam tidak jauh dari dermaga Sunda Pondok Dayung tempat TNI AL berada. Kejadian itu diketahui personel TNI AL yang sedang berjaga, lantas langsung ditindaklanjuti dengan menuju lokasi kejadian.

“Personel Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) dan Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmada I lantas mengevakuasi para korban laka laut menggunakan 2 perahu karet dan RHIB (Rigid Hull Inflatable Boat)” jelasnya.

Proses evakuasi berjalan sekitar dua jam karena situasi perairan dermaga Sunda Pondok Dayung cukup berombak dan angin kencang. Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Koja Jakarta Utara untuk menerima pemeriksaan kesehatan sebelum kembali ke rumah masing-masing. Kemudian tiga korban meninggal, yaitu Tjungseng Engun (47), Gunawam Law (36), dan Yahya Suryadi (44), ketiganya warga Jakarta dievakuasi ke RSCM untuk dilaksanakan autopsi.

“Dari 16 Orang penumpang termasuk Nakhoda Heri Samsul (42), 13 orang di antaranya dapat diselamatkan dan tiga orang lainnya dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia akibat kelelahan mengambang di tengah laut dan tidak dapat berenang. Satu korban mengalami sesak na[as langsung dievakuasi menuju rumah sakit Koja dan 12 korban selamat diperiksa kondisi kesehatannya oleh Dinas Kesehatan di atas KRI Teluk Celukan Bawang,” pungkasnya. (hmp)