by

Dinsos Kabupaten Majalengka Terus Lakukan Pemutakhiran Data untuk Program PKH

-Daerah-33 views

matamaja.comMajalengka. Program Keluarga Harapan yang selanjutnya disebut PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.

Sebagai sebuah program bantuan sosial bersyarat, PKH membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan (faskes) dan fasilitas layanan pendidikan (fasdik) yang tersedia di sekitar mereka. Manfaat PKH juga mulai didorong untuk mencakup penyandang disabilitas dan lanjut usia dengan mempertahankan taraf kesejahteraan sosialnya sesuai dengan amanat konstitusi.

Dinas Sosial Kabupeten Majalelengka melalui Korkab Wilayah II, Ahmad Yunus SE. yang ditemui matamaja.com mengatakan bahwa salah satu permasalahan yang terjadi dalam penyaluran PKH adalah data yang kurang terverifikasi dengan baik sehingga timbul permasalahan.

“kami menyalurkan bantuan PKH sesuai dengan data yang kami terima, tetapi ada permasalahan di masyarakat yang merasa layak untuk mendapatkan bantuan tetapi tidak menikmati program ini. Ada juga yang berasal dari keluarga mampu namun menerima program ini, bahkan ada juga yang menerima bantuan dengan KTP masih warga Majalengka sementara sudah pindah keluar Majalengka. Akhirnya timbul kecemburuan sosial” ungkap Korkab.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Majalengka akan terus melakukan pembaharuan data agar bantuan ini tepat sasaran. Sesuai dengan instruksi pusat, maka mulai bulan Februari ini Dinas Sosial Kabupaten Majalengka akan melakukan kegiatan “Melek Data” yaitu program Pemutakhiran data realtime untuk mencegah kesalahan dan tumpang tindih data.

“untuk kelancaran dan kesuksesan program PKH ini, kami memohon bantuan dari seluruh lapisan masyarakat termasuk Media, Ormas dan LSM agar ikut membantu dan mengawasi program ini supaya bisa dinikmati dan dimanfaatkan masyarakat yang benar-benar layak dan membutuhkan” pungkas Pak Korwil. (iyan)