by

Dinkes Majalengka Gencar Sosialisasikan Gerakan #Aksibergizi sebagai bentuk Pembudayaan Germas dan Pencegahan Stunting

-DAERAH-3 views

matamaja.com – Majalengka, Dinas Kesehatan Kab.Majalengka selenggarakan #AksiBergizi bagi Remaja Putri serentak di 32 sekolah SMA /SMK/SMP yang ada di Kabupaten Majalengka .

Berpusat di SMKN 1 Kadipaten dan Panyingkiran Rabu (26/10/2022). Dinas Kesehatan Kab. Majalengka dan Jawa Barat telah berlangsung sosialisasikan peningkatan aktifitas fisik, kampanye gizi seimbang dan minum vitamin.

Kepala Dinas Kesehatan Kab.Majalengka H. Agus Susanto, S.Sos menjelaskan bahwa data baseline data Nutritional International 41,9% Remaja Putri di Jawa Barat itu mengalami kekurangan zat besi atau Anemia, Tingkat Kepatuhan Minum TTD pun baru sekitar 28 %,oleh karena itu kegiatan kali ini digelar untuk mempersiapkan remaja-remaja putri sebagai calon ibu di masa mendatang untuk statusnya yang baik sehingga angka anemia ataupun kurang gizi dapat dicegah

Adapun tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran bagi remaja putri akan pentingnya konsumsi gizi seimbang mereka selama usia produktifnya agar mengkonsumsi tablet tambah darah, kemudian mendorong remaja putri untuk selalu melaksanakan aktifitas fisik minimal 30 menit dalam sehari dan dapat mencatat sendiri konsumsi tablet tambah darah dalam aplikasi Ceria.

“Gerakan #Aksibergizi di sekolah SMP/ SMK / SMA sederajat di Kabupaten Majalengka semoga bisa terus dilaksanakan minimal setiap Minggu bekerjasama dengan Dinkes provinsi dan Dinas Pendidikan ” Jelas H. Agus.

Lebih lanjut Kadinkes mengatakan tujuan diadakan kegiatan ini agar generasi muda di Kab.Majalengka kedepan bisa menjadi generasi Unggul yang sehat dan cerdas, terkhusus kepada Siswi Putri di seluruh Sekolah di Kab.Majalengka baik itu SMP, SMA, SMK, MA maupun SLB.

” Dengan gerakan ini dipastikan dalam kondisi sehat, selain itu dengan rutin meminum tablet tambah darah tentunya akan dapat mencegah dari Anemia dan kekurangan zat besi, dimana Anemia tersebut menjadi salah satu faktor menurunnya daya tahan tubuh karena kekurangan darah sehingga tubuh merasa sering lemas dan menyebabkan kurangnya produktivitas dalam menjalani aktivitas khususnya fokus dalam belajar dalam kesehariannya dan juga sebagai upaya pencegahan Stunting ” tutur H. Agus.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan Senam bersama danmakan buah bersama guna mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Sebagai bentuk kampanye Germas Djnas Kesehatan juga mengajak agar seluruh Masyarakat dapat melaksanakan aktifitas fisik minimal 30 menit sehari, dapat mengkonsumsi Sayur dan buah.(Ade)