by

Buron Penguasaan Lahan KAI Medan Ditangkap di Depok

-HUKUM-22 views

matamaja – Jakarta. Tim Tabur Kejaksaan Agung dan Tim Intelejen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara berhasil meringkus buron berinisial TS dalam kasus penguasaan lahan PT KAI Medan seluas 597 meter. Tersangka ditangkap di rumah kontrakan Jalan Caringin, Pancoran Mas, Kota Depok.

“Yang bersangkutan memang sudah ditangkap di rumah kontrakannya kemarin sore. Tersangka saat ini sudah diserahkan ke tim Jaksa Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejati Sumatera Utara,” ujar Kasipenkum Kejati Sumatera Utara, Sumanggar, Minggu (11/4/2021).

Lebih lanjut, tersangka saat ini tengah dititipkan di rumah tahanan Polda Sumatera Utara mulai dari 10-29 April mendatang. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir adanya tindakan melarikan diri dari tersangka.

“Alasan dilakukannya penahanan ini karena adanya kekhawatiran tersangka melarikan diri, menghilangkan atau merusak barang bukti, hingga mengulangi tindak pidana tersebut. Kemudian, tindakan korupsi juga telah menimbulkan kerugian bagi negara,” tuturnya.

Sebagai informasi, kasus ini bermula dari penyewaan tanah pada 1996 lalu yang dilakukan oleh MAS dan PT KAI, yang dilanjutkan oleh TS (anak dari MAS).

Tak berselang lama, pihak TS dengan sepihak akhirnya melakukan klaim tanah tersebut yang menurut SK Camat merupakan milik orangtuanya (MAS). Hal ini pun langsung dilaporkan PT KAI kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

“Walaupun kontraknya sudah selesai, namun TS tetap menggunakan klaimnya dan menyewakan kembali ke warga setempat. Tindakannya tersebut menyebabkan kerugian pada negara hingga Rp 11.255.502.000,” paparnya.

Atas tindakannya tersebut, TS dijerat dengan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undanv Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi. (PMJnews)