by

Budaya  & Tradisi Sex Tabu Dibebaskan Mencicipi Sebelum Dinikahi, Berikut 8 Perkawinan Unik dan Menarik di Dunia

Matamaja.com//Budaya & Tradisi – Tidak hanya di Indonesia yang dikenal mempunyai macam adat, budaya dan kepercayaan tentang tata metode menikahkan seorang. Kali ini hendak mangulas perkawinan unik serta menarik di bermacam belahan dunia, ini bukan cerita sex tetapi budaya yang berhubungan dengan tradisi setempat yang sudah turun temurun

Di Indonesia perkawinan dikenal ialah perihal yang sakral serta penuh keistimewaan. Diharapkan perihal yang berbau perkawinan buat kalian yang jomblo jangan dibawa perasaan, terlebih tidak mau membaca postingan ini.

Dipublikasikan dari Kanal YouTube catatan terkenal, terdapat sebagian tradisi perkawinan unik yang bakal dibahas mulai dari terdapat yang nikahin pisang, diludahin, hingga terdapat yang boleh mencicipi atau melakukan sex terlebih dulu

Untuk kalian yang penasaran inilah sebagian perkawinan unik di berbagai macam belahan dunia:

1. Suku India

Selaku negeri yang mempunyai keyakinan mistis yang lumayan kental, terdapat perkawinan unik dari India yang wajib menjajaki upacara Kumbh Vivah.

Untuk kalian yang asing dengan nama upacara Ini, bukannya pernikahan yang bertema cerita sex. Kumbh Vivah merupakan suatu upacara yang mengharuskan seseorang wanita buat menikahi tumbuhan pisang, saat sebelum melakukan perkawinan yang sesungguhnya.

Buat alibi upacara ini dicoba, sebab diyakini dapat mematahkan kutukan untuk perempuan yang lahir di dasar mangal dosa.

Perihal tersebut ialah campuran astrologi yang dikira sial dalam keyakinan orang India.

Jadi semacam tolak bala. Salah satu contoh orang yang sempat menempuh Kumbh Viva ini merupakan aktris Bollywood sekalian Miss World 1994 Aishwarya Rai Bachchan, saat sebelum perkawinan utamanya dengan Abhishek Bachchan.

2. Suku Masai

Setelah itu untuk kalian yang tidak suka dengan perihal yang jorok. Kali ini tradisi yang berasal dari suku Masai, dimana bakal buat kalian rasa geli. Gimana tidak, dalam tradisi orang Masai seseorang bapak pengantin wanita diharuskan buat meludahi tubuh serta kepala putrinya sesaat sehabis perkawinan berlangsung.

Memanglah jorok tetapi perkara ludah meludah memanglah bukan perihal yang tabu di warga suku Masai.

Sebab tidak hanya perkawinan prosesi adat, ini pula tiba dalam bermacam upacara semacam kelahiran balita, apalagi bertamu kepada orang yang lebih tua.

Tetapi ini lebih mirip menyemburkan air yang pula umum di sebagian kebudayaan nusantara.

Masih dari tradisi yang berbau perihal jorok tetapi bukan tentang sex, saat ini kita pindah ke Skotlandia negeri yang merdeka pada tahun 1314 ini, mempunyai tradisi perkawinan unik yang dinamai mandi sampah.

Umumnya mandi sampah ini, dicoba satu hari saat sebelum perkawinan dalam wujud kejutan.

Secara teknis kedua pengantin ini, bakal diarak di tengah kerumunan saudara kemudian disiram dengan bermacam perihal kotor, semacam air comberan, sampah santapan, apalagi bir.

Perlakuan aneh ini nyatanya diyakini orang Skotlandia buat mengusir roh jahat.

Jika di Indonesia perihal ini bukan buat nikahan tetapi biasanya buat ngerjain sahabat yang ulang tahun.

Dari daratan Eropa Saat ini ayo kita pindah ke Daratan Afrika, tepatnya di Mauritania dengan populasi kecil yang cuma 4, 6 juta orang ini, pula mempunyai tradisi perkawinan unik ialah wanita yang boleh nikah cuma yang berbadan gendut.

Memanglah perihal ini terkesan Body Shaming, tetapi bersumber pada keyakinan orang Mauritania, gemuknya seseorang wanita dapat bawa kesejahteraan untuk rumah tangga mereka nanti.

Makanya dikala seseorang wanita di Mauritania menggapai berusia, mereka bakal dituntut makan gandum serta pula minum air sebanyak mungki masing- masing hari, supaya dapat nikah.

5. Cina( Zuo Tang)

aksi mencicipi ini diperuntukkan supaya sang wanita dapat menciptakan cinta sejatinya secara mandiri, serta tidak melalui Perjodohan.

Perihal ini pula dapat dipercaya membuat rumah tangga sang wanita bakal lebih harmonis.

Bila umumnya perabot rumah tangga berbentuk piring, cawan serta lain- lain dijadikan selaku hadiah perkawinan buat ditaruh selaku bekal rumah tangga.

Di Yunani perabot rumah tangga yang jadi hadiah malah dihancurin, bukan sebab sang pengantin memiliki dendam kesumat dengan sang pemberi hadiah. Tetapi perihal ini telah jadi tradisi orang- orang Yunani.

Bunyi keras dari suara piring serta cawan yang rusak diyakini dapat mengusik roh jahat, serta membuat mereka terusir dari posisi perkawinan.

Tetelah banyak bicara negeri orang, Saat ini ayo kita pindah ke negeri sendiri serta mendatangi Kalimantan, di pulau terbanyak negeri kita ini terdapat tradisi perkawinan unik dari suku Tidong, yang tidak memperbolehkan kedua mempelai buat ke kamar kecil sepanjang 72 jam ataupun 3 hari.

Untuk mereka yang mudah ke kamar kecil pasti perihal ini merupakan mimpi kurang baik, tetapi yang namanya adat, pasti wajib senantiasa dijalankan.

Terlebih dalam keyakinan mereka bila perihal ini tidak dicoba dengan benar, hingga hendak mendatangkan nasib kurang baik untuk rumah tangga sang mempelai, mulai dari perselingkuhan, perceraian, hingga kematian anak- anak.

Dari seluruh adat unik tadi kita dapat simpulkan, seaneh apapun proses adatnya seluruhnya mempunyai tujuan yang baik buat kedua mempelai, tetapi walaupun adatnya telah dicoba, tetapi sih mempelai belum siap nikah rumah tangganya pula dapat runyam. Makanya siap dahulu baru nikah jangan hingga perihal ini terbalik.

(@al/red)
Sumber : Portal Sulut.com