by

BNN Kuningan Perkuat Kerjasama Perangi Narkoba

-DAERAH-5 views

matamaja.com – KUNINGAN,- Permasalahan Narkoba terus berkembang, salah satu sebab kurangnya daya mobilisasi gerakan penaganan Narkoba. Untuk itu, perlu adanya keterlibatan seluruh komponen dalam berperan serta  penanganan Narkoba. Dengan  menggalakan pendayagunaan sumber daya seluruh komponen harus dilakukan secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaiakan Sekda Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si  pada kegiatan Konsolidasi Kebijkan Kota/Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN)  pada Ligkungan Pemerintah. Ia membahas materi peran aktif instansi pemerintah, swasta, tokoh, masyarakat-agama, pendidikan dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelan Narkoba (P4GN)

Sekda Dian mengatakan, salah satunya melalui Program P4GN yang digulirkan oleh BNN, perlu dilakukan dengan berfokus pada kegiatan pencegahan sebagai upaya menjadikan masyarakat  memiliki pola pikir, sikap dan terampil menolak penyalahgunaan Narkoba, begitu juga di lingkungan pemerintahan dengan melakukan sosiaslisasi ke setiap SKPD.

Untuk peran serta masyarakat dalam penanganan Narkoba, Sekda Dian menerangkan, dilihat dari kondisi eksisting, bahwa   pendidikan Anti Narkoba di seluruh strata pendidikan belum dapat dilaksanakan dengan baik, secara massif dan komprenshif. Masih kuatnya mind set bahwa penyalahgunaan Narkoba merupakan aib, sehingga keluarga pecandu menutupi aib dan tidak merehabilitasinya.

“Masih rendahnya melaporkan diri ke PWL (Institusi Penerima Wajib Lapor) untuk mendapatkan Perawatan, dan masih rendahnya komitmen seluruh komponen Bangsa untuk turut serta berpartisipasi melaskanakan P4GN,” ungkapnya.

Pencegahan Narkoba bagi  remaja, bisa mengisi waktu dengan   aktif dalam pelatihan keterampilan, punya kegiatan alternatif, seperti, kegiatan olah raga, kesenian dan lainnya. Bergabung dalam kegiatan komunitas produktif, positif dan kreatif.

Untuk peran otang tua, ia mengatakan bisa  menciptakan rumah yang sehat, serasi, harmonis, cinta, kasih sayang dan komunikasi terbuka, mengash dan menididik anak yang baik, memberikan pendidikan agam/nilai-nilai sosial yang baik.

Sementara peran tokoh masyarakat dan pemerintah dalam pencegahan Narkoba, dikatakan Sekda Dian, mengikutsertakan warga dalam pengawaasan Narkoba dan pelaksanaan undang-undang, mengadakan penyuluhan, kampanye pencegahan penyalahgunaan Narkoba, merujuk korban ke tempat pengobatan, merencanakan, melaksanakan dan mengkoordinir program-program pencegahan penyalahgunaan Narkoba, mendorong fasilitasi kegiatan yang mewadahkan para generasi muda untuk dapat mandiri, kreatif dan terdorong menyalurkan bakat minatnya.

Disamping itu, perlu adanya peranan Dunia Pendidikan Sekolah/kampus, dengan melakukan  pengadaan kebijakan tentang Anti Narkoba yang jelas, pelatihan Satgas/Kader tentang strategi-strategi  pencegahan penyalahgunaan Narkoba, Penyuluhan pencegahan Narkoba, dan Kampanye Sekolah/Kampus Anti Narkoba.

Sementara Kepala BNN Kuningan AKBP Yaya Satyanagara, S.H, menuturkan, bahwa BNN  Kabupaten Kuningan melalui Giat konsolidasi KOTAN di lingkungan “IP” mengajak semua Satker di Kabupaten Kuningan untuk mewujudkan “Kabupaten Kuningan Maju (Makmur Agamis dan Pinunjul) dan Bersinar (Bersih Narkoba).

“Mari kita selamatkan Generasi muda kita dari penyalahgunaan  Narkoba sebagai bentuk kepedulian Pemerintah yang Memiliki Visi & Misi cemerlang dalam membangun Negeri menuju Indonesia Bersinar,” ungkapnya.

Kepala BNN menjelaskan, konsolidasi kotan ini dapat dilakukan dengan pemangku kepentingan untuk menyatukan presepsi & memperkuat hububungan  serta komitmen antara BNN dengan sektor utama pemangku kebijakan dilingkungan “IP” untuk menguatkan komitmen dalam melaksanakan giat P4GN dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan Narkoba.

Ia menjelaskan, Badan Narkotika Nasional memiliki beberapa slogan, yaitu   Stop Narkoba. Mari kita tolak penyalahgunaan narkoba apapun bentuk dan jenisnya karena akan merusak kesehatan dan  sosial kehidupan umat manusia. Hidup 100%, mengajak kepada kita semua untuk hidup 100% : sadar, sehat, produktif dan bahagia, dan War on Drugs, mari kita perangi Narkoba yang ditujukan kepada penyalahguna, pengedar dan bandar. (IKP/DISKOMONFO)