by

Belum punya BPJS, warga sakit terbaring lemah

-Daerah-529 views

matamaja.comMajalengka. Sugiwati (39), Warga blok Al Falah Rt 007 Rw 004 Desa Randegan Wetan Kecamatan Jatitujuh Majalengka kini terbaring lemah tak berdaya. Keterbatasan ekonomi menjadi penghalang pengobatannya, dikarenakan sang suami tidak bisa mendapatkan penghasilan ditengah kondisi pandemi covid 19.

Berawal dari postingan Roland Lee seorang pengurus LPHBI (Lembaga Perjuangan Hak Buruh Indonesia) yang memposting keadaan Sugiwati di group Facebook Mata Majalengka, karena merasa peduli admin redaksi akhirnya berkomunikasi dengan Kang Roland Lee. Kemudian redaksi matamaja.com bisa berkomunikasi dengan suaminya yang bernama Bambang Suprayogi lewat sambungan telepon

Dalam komunikasi tersebut terungkap bahwa awalnya Sugiwati tiba-tiba terjatuh saat menaruh sepeda motor disamping rumah, yang akhirnya Sugiwati tidak bisa menggerakan bagian badannya. Saat dibawa ke tempat berobat terdekat, dokter menyatakan bahwa Sugiwati terserang stroke.

Ketika ditanya tentang BPJS, Bambang menjelaskan bahwa ketika kejadian surat Pindah dari Kabupaten Probolinggo belum selesai. Sehingga dengan biaya seadanya dibawa berobat ke dokter terdekat tetapi belum ada perubahan signifikan terhadap kesehatan istrinya. Karena sekarang sudah selesai pembuatan KTP nya, matamaja menyarankan agar segera mengurus BPJS. Tapi Agus bingung karena kalau dia pergi mengurus BPJS siapa yang akan menjaga istrinya, karena mereka hanya tinggal berdua. “saya akan sempatkan mengurus BPJS secepatnya, tapi yang lebih membuat saya bingung bagaimana biaya sehari-hari saat menunggui istri saya di Rumah Sakit” keluhnya. “di situasi pendemi ini saya sulit mencari penghasilan, apalagi istri saya tidak ada yang menjaga kalau saya pergi” tambahnya

Melalui matamaja.com Agus berharap bantuan Dinas terkait atau Pemerintah Daerah mau mengulurkan tangan untuk memberi bantuan demi kesembuhan istrinya. (wind)