by

Bahaya Film Bokep : Anak yang Suka Nonton Film ‘Dewasa’ Ternyata Bisa Dilihat dari Ciri-ciri Ini Ungkap dr. Aisyah Dahlan

-INFOTAINMENT-21,009 views

Matamaja.com//Kecanduan film Bokep – Dalam salah satu penjelasan, seorang ahli kesehatan, dr. Aisyah Dahlan beberkan beberapa ciri-ciri anak yang kecanduan nonton film dewasa

Mungkin banyak yang belum mengetahui tentang ciri amal seperti ini. Bahkan, rata-rata orang tua tak mengetahui anak-anaknya suka nonton film seperti itu. Di sisi lain, pastinya semua orang tua menginginkan tumbuh kembang sang anak agar menjadi baik.

Dalam proses pertumbuhannya, seorang anak pastinya dipengaruhi oleh lingkungan dan faktor-faktor lain yang bisa mempengaruhi pola pikir dirinya. Tidak hanya itu, hal-hal dikonsumsi pun juga sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang seorang anak.

Saat menginjak masa remaja, tidak sedikit anak yang lagi mencari jati dirinya termasuk mencoba hal-hal yang belum sepantasnya dilakukan, termasuk mencoba untuk menonton film-film dewasa.

Film bokep atau film ‘dewasa’ harusnya tidak bisa dikonsumsi oleh seorang anak, apalagi masih di bawah batas usia orang dewasa.

Dan faktanya, tidak sedikit juga anak yang telah mencoba menonton film-film dewasa kemudian merasa kecanduan. Tentunya, kecanduan ini bisa sangat berbahaya bagi tumbuh kembang seorang anak. Dengan keseringan menonton film-film dewasa, perilaku anak juga akan mengarah ke hal-hal yang negatif.

Anehnya, mungkin tidak semua orang tua hari ini yang hawatir bahaya dari anak yang telah kecanduan film-film dewasa.

Untuk dapat mencegah hal-hal buruk terjadi pada tumbuh kembang anak di kemudian hari, sebaiknya para orang tua bisa mencari tahu ciri-ciri anak yang memiliki kecanduan terhadap film-film dewasa.

Lantas, seperti apa ciri-ciri agar bisa mengetahui bahwa seorang anak telah kecanduan film ‘dewasa’? Artikel ini akan mengulas bagaimana dr. Aisyah Dahlan beberkan ciri-ciri anak yang mulai kecanduan film-film dewasa.

Menurut dr. Aisyah Dahlan, kecanduan menonton film-film dewasa ini banyak terjadi pada anak laki-laki dibanding anal perempuan. Hal ini sesuai dengan kajian kesehatan, bahwa laki-laki punya syahwat yang lebih tinggi.

“Adapun bicara film ‘dewasa’, pada anak laki-laki lebih gampang terjeratnya. Karena itu tadi, hipotalamus laki-laki dua setengah kali lebih lebar. Nah itu pusat syahwat birahi,” ucap dr. Aisyah Dahlan seperti yang dikutip Portalsulut.com dari Kanal YouTube Dakwah Elite pada Rabu, 14 September 2022.

dr. Aisyah Dahlan menyebut bahwa agar hal ini tidak terjadi, fungsi dari otak kanan laki-laki harus terus distimulasi agar bekerja.

Karena, dengan kecerdasan yang diberikan oleh Tuhan, otak kanan bisa mengimbangi cara kerja otak yang mengarah ke hal-hal negatif, termasuk kecanduan film ‘dewasa’.

“Agar tidak mengarah ke situ, Itulah kenapa Allah SWT buat otak kanannya lebih dominan. Di situ otak bermain, IT, bergerak, olahraga, kecerdasan musikal,” kata dr. Aisyah Dahlan.

Selain itu, dr. Aisyah Dahlan juga menyebutkan bahwa laki-laki punya batas waktu tertentu yang mendesak syahwatnya.

“Biasanya laki-laki ini ada desakan syahwatnya itu dua sampai tiga pekan sekali. Di mana, organ reproduksi laki-laki sudah penuh dengan sperma, setiap dua pekan sekali. Dan itu akan di keluarkan saat tidur, yang biasanya dikenal dengan mimpi basah,” tutur dr. Aisyah Dahlan.

Karena desakan syahwat yang tinggi, membuat diri bereaksi, seperti mimpi basah atau mencari-cari cara agar syahwat bisa disalurkan dengan hal-hal yang positif.

Hal serupa seperti dijelaskan oleh dr. Aisyah Dahlan, bagaimana sikap seorang anak ketika sudah tertekan dengan syahwatnya, maka baiknya orang mengarahkan ke hal-hal positif.

“Biarkan dia bermain musik atau apapun yang positif, karena itu sebuah desakan. Mau tidak mau, daripada dia nonton film bokep atau film ‘dewasa”, maka sebaiknya dikasih untuk di hal-hal positif,” ucap dr. Aisyah Dahlan.

Dengan demikian, dr. Aisyah Dahlan menghimbau kepada para orang tua agar bisa jeli melihat sikap dan perilaku sang anak. Dan yang paling penting, ia menyarankan jika sudah cukup umur, baiknya anak langsung dinikahkan.

“Nah,,,menikah adalah jalan untuk mengamankan seorang anak, terkhusus yang laki-laki untuk bisa menjauhi hal-hal negatif seperti kecanduan film ‘dewasa’,” tandas dr. Aisyah Dahlan.

(@aher)
Sumber : Portal Sulut