Majalengka – Anggota DPRD Kabupaten Majalengka Iing Misbahudin menghadiri kegiatan Konferensi Nasional Pendanaan Ekologis VI 2025, Konferensi ini digelar oleh koalisi masyarakat sipil untuk pendanaan ekologis (KMS-PE) dengan mengusung tema “Menapak Paradigma Baru Inovasi dan Integritas Untuk Pendanaan Hijau Yang Transformatif.selama 3 hari dari tanggal 05 sampai 07 Agustus 2025.yang bertempat di Hotel Aryaduta Jakarta
Anggota DPRD Fraksi PKS Iing Misbahudin menekankan pentingnya penguatan peran legislatif daerah dalam mendorong kebijakan pembangunan, yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Terutama di wilayah yang memiliki fungsi ekologis strategis. Dalam sesi diskusi, para legislator mengangkat sejumlah tantangan yang mereka hadapi di daerah.
“sejumlah persoalan yang bersifat struktural, seperti keterbatasan fiskal daerah, tekanan atas sumber daya alam. Pula lemahnya perlindungan terhadap masyarakat penjaga lingkungan.”ujar Iing Misbahudin saat di wawancara media

Iing Misbahudin menegaskan perlunya terbentuknya wadah kolaborasi antar-anggota DPRD, untuk memperkuat suara legislatif dalam mengawal isu-isu lingkungan secara lebih sistematis dan berkelanjutan.
“Kami sepakat membentuk Kaukus Parlemen Hijau Daerah sebagai forum lintas daerah, yang mewadahi anggota DPRD dengan kepedulian terhadap isu lingkungan hidup dan keadilan ekologis,” pungkasnya
Iing Misbahudin mengikuti adanya Kaukus ini diharap dapat memperkuat posisi dan peran legislatif dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada pelestarian alam. Juga peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Tim formatur yang terbentuk akan menggelar konsolidasi lanjutan pada awal Agustus 2025, dengan melibatkan lebih banyak legislator dari berbagai daerah yang memiliki komitmen serupa. Konsolidasi ini bertujuan memperluas jejaring kerja sama.
“Selanjutnya, juga akan menyusun agenda bersama untuk mendorong kebijakan pembangunan daerah yang adil, partisipatif, dan berkelanjutan,” terangnya







