Dinas (K2UKM) Kab.Majalengka Sedang diterpa Tudingan Pungli Pembuatan Sertifikat (NIK)

Majalengka, Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (K2UKM) Kabupaten Majalengka, diduga menjadi sorotan dari berbagai pihak media online, sorotan tersebut bermula adanya dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum dari pihak dinas (K2UKM) dalam perihal pembuatan sertifikat Nomor Induk Koperasi (NIK).

 

Menurut narasumber, koperasi yang sudah aktif dan berturut turut selama tiga tahun yang menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang akan mengajukan untuk pembuatan Nomor Induk Koprasi (NIK), melalui dinas, K2UKM diduga dipungut biaya oleh oknum dari pihak dinas terkait. Adapun nilai pungutan tersebut yang harus dikeluarkan oleh pengaju senilai 500ribu rupiah per sertifikat (NIK). Kata sumber

 

Masih dengan narasumber, pungutan senilai 500ribu tersebut yang diduga dilakukan oleh oknum daripada pihak dinas terkait kepada pengaju, dalihnya untuk biaya proses ke kementrian. Tutur sumber

 

Lebih lanjut narasumber menjelaskan, sesuai dengan aturan Kementerian Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kemenkopukm). Dalam proses pembuatan (NIK) bagi koperasi yang sudah memenuhi syarat untuk mengajukan sertifikat atau NIK itu kan gratis, tidak ada biaya apapun. Tegasnya

 

“Awalnya sosialisasi bagi koperasi yang aktif (RAT) tahunan lanjut ke pembuatan sertifikat (NIK). Koperasi yang sudah memenuhi syarat itu dalam proses pembuatan legalitas berupa sertifikat atau Nomor Induk Koperasi, terus di pungut biaya administrasi sebesar 500k, dengan dalih biaya ke kementrian. Punglinya di pembuatan sertifikat NIK(Nomor induk Koperasi)-SIPPN, koperasi aktif RAT tahunan, menurut pengetahuan saya pembuatan NIK kan tidak dipungut biaya” Beber sumber yang enggan diekspos namanya. Senin 04/12

 

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Koperasi Dinas Ketenagakerjaan Koperasi dan UKM Kabupaten Majalengka, Rahmat Subagja memberikan klarifikasinya kepada awak media. Melalui sambungan telepon aplikasi watshap Kabid Rahmat menjawab “kita tidak memberlakukan untuk koperasi yang memproses pembuatan NIK untuk di pungut biaya. Selama saya disini kurang lebih satu tahun, kami tidak pernah temukan adanya pungli pembuatan NIK, bahkan kita juga selalu mengingatkan kepada pihak koperasi, kalau melakukan proses pembuatan (NIK) itu gratis, tidak dipungut biaya sama sekali. Adapun jika ditemukan oknum yang melakukan pungli diluar sepengetahuan laporkan ke kami, apa nama koperasinya, dan siapa nama oknumnya. Kita akan tindaklanjuti” Pungkasnya 06/12

(Tim/red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *